Mitra Water

Solusi Kebutuhan dan Perawatan Air Anda
, , , , ,

Taptec 100 GPD

TapTec 100 GPD merupakan kapasitas yang dapat Anda peroleh ketika menggunakan membran RO TapTec plus. Tipe ini memiliki kapasitas hingga 90 GPD sesuai data teknis namun masih mampu untuk kebutuhan kapasitas 100 GPD.

Untuk pemesanan produk silakan klik di sini.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk membran lainnya silakan klik di sini.

Taptec 100 GPD

Taptec 100 GPD merupakan kapasitas yang akan kita dapatkan ketika kita menggunakan taptec plus sebagai membran mesin RO 100 GPD. Selain untuk kapasitas 75 GPD, membran ini mampu kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan kapasitas 100 GPD. Meski demikian, sejatinya kapasitas maksimum dari manufaktur adalah 90 GPD, namun hal ini sudah umum penggunaannya.

Taptec plus sendiri memiliki kemampuan pengolahan yang cukup baik jika kondisi air baku masih dalam rentang standard air tawar. Mengacu pada informasi dari produk taptec plus, membran ini telah melalui serangkaian ujian untuk mendapatkan data terkait performa optimal tipe ini. Serangkaian pengujian tersebut menggunakan larutan NaCl murni kondisi tekanan 90 Psi dengan suhu 25 derajat Celsius.

Dengan pH 8 dan flow restrictor 450 l/min terbentang beberapa rentang air baku dengan kondisi air baku yang bervariasi dari 500 sampai 2000 ppm. Untuk air baku sebesar 500 ppm maka dengan menggunakan membran ini dengan kondisi di atas maka bisa menghasilkan hingga 130 GPD. Angka ini memiliki kemampuan salt rejection dari larutan NaCl murni sebesar >98%.

Taptec 100 GPD

Taptec 100 GPD memiliki kemampuan salt rejection hingga paling minim pada angka 96% pada kondisi pengujian seperti di atas. Tentunya hal ini masih merupakan yang terbaik di kelasnya, karena masih bisa menghasilkan setara 95 GPD. Hasil tersebut berdasarkan kondisi air baku hingga angka 2000 ppm, tentu ini ketahanan yang bisa kita andalkan.

Namun meski demikian, perlu kita ingat bahwa percobaan tersebut menggunakan larutan NaCl murni, artinya tidak ada mineral selain itu. Hal ini tentunya berbeda dengan kondisi air baku pada umumnya seperti PDAM dan juga air sumur bor. Yang mana meski kondisi air PDAM sudah melalui proses filtrasi tetap saja kondisi kandungan mineralnya tidak selalu sama.

Hal ini pun tentunya juga berlaku pada air baku berupa air sumur bor yang sangat bervariasi dan tidak sama karena faktor geografis. Misalkan saja air sumur bor pada daerah pesisir umunya akan lebih tinggi nilai TDSnya dari pada daerah lain, namun tidak dengan pegunungan. Ada kalanya dimana air sumur pegunungan memiliki TDS lebih tinggi bahkan seperti air laut.

Open chat
Ada yang bisa dibantu?
Halo👋
Ada yang bisa kami bantu?