Mitra Water

Solusi Kebutuhan dan Perawatan Air Anda

Pompa Sentrifugal Multistage CVL2-22

Pompa Sentrifugal Multistage CVL2-22 merupakan pompa untuk kebutuhan pengolahan air dengan sistem multistage vertikal.

Untuk pemesanan produk silakan klik di sini.

Untuk informasi dan pertanyaan lainnya silakan klik di sini.

Pompa Sentrifugal Multistage CVL2-22

Pompa Sentrifugal Multistage CVL2-22 merupakan pompa untuk kebutuhan pengolahan air dengan sistem multistage vertikal. Jenis pompa sentrifugal merupakan pompa yang memiliki kegunaan untuk menambah dan menjaga kestabilan head pompa. Dengan demikian, lingkup aplikasi dari pompa ini sendiri meliputi kegunaan pada sektor industri dan juga komersial.

Umumnya, penggunaan pada sektor industri dan komersial, sektor tersebut yang umum menggunakan pompa pada bangunan besar. Bangunan besar yang umumnya juga tinggi, dan memiliki jangkauan yang cukup luas, membutuhkan kestabilan debit. Debit yang stabil ini terutama sangat penting bagi beberapa alat dan mesin yang membutuhkan debit konstan untuk menjaga kinerja mesin.

Umumnya mesin yang memiliki kebutuhan debit yang konstan saat bekerja salah satunya adalah mesin pengolahan air dengan teknik reverse osmosis. Reverse osmosis merupakan salah satu teknik pengolahan air yang merupakan kebalikan dari teknik osmosis. Teknik membutuhkan tekanan tertentu, agar sedimen yang terlarut dalam air, dapat tersaring secara optimal.

Pompa Sentrifugal Multistage CVL2-22

Pompa Sentrifugal Multistage CVL2-22 merupakan jenis vertical centrifugal multistage pump yang berfungsi untuk memberi tekanan konstan. Tekanan konstan tersebut merupakan hal yang penting bagi beberapa sistem seperti mesin reverse osmosis. Mesin ini bekerja menggunakan media filter yaitu membran RO dengan tekanan tertentu sesuai dengan air baku yang melalui proses pengolahan.

Air baku yang bervariasi dari air tawar, air payau dan air asin, memiliki tekanan operasional pada membran yang berbeda. Hal ini merupakan efek dari kandungan sedimen terlarut seperti garam, yang ada pada air dan akan terpisah jika terkena tekanan tertentu. Untuk air payau dan air asin, umumnya tekanan operasional berkisar di atas 15 bar.

Bahkan untuk air asin atau air laut dengan kadar sedimen terlarut sekitar 35000 ppm, tekanan operasional harus berada pada 40 bar. Hal ini bertujuan untuk memisahkan garam yang terlarut dari air itu sendiri, sehingga menyisakan air tawar, yang bisa melalui tahap pengolahan berikutnya. Pengolahan air menggunakan teknik reverse osmosis ini, saat ini merupakan teknik yang paling efektif dan banyak digunakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah sulit air.

Translate »
error: Content is protected !!