Mitra Water

Solusi Kebutuhan dan Perawatan Air Anda

Membranium SWRO KM8040C Standard

Membranium SWRO KM8040C Standard merupakan membran untuk RO air laut yang berfungsi mengolah air laut menjadi air tawar.

Untuk pemesanan produk klik di sini.

Untuk informasi dan pertanyaan lainnya mengenai produk membran silakan klik di sini.

Membranium SWRO KM8040C Standard

Membranium SWRO KM8040C Standard merupakan produk membran untuk pengolahan air laut yang memiliki kemampuan olah hingga angka TDS 35 g/l. Angka tersebut merupakan angka maksimal yang dapat Anda manfaatkan untuk pengolahan air laut menjadi air tawar. Hasil dari membran ini berada pada angka di atas 99 %, sehingga hasil yang bisa pengguna dapat adalah 350 ppm.

Tipe ini memiliki kapasitas yang paling besar di antara seri KM 8040 C, dengan kapasitas pengolahan hingga 10.500 GPD setara dengan 39.900 liter per hari. Dengan kapasitas tersebut flow rate yang akan kita dapat kurang lebih 1,5 m3/jam. Namun, perlu diketahui, karena beberapa kondisi air yang bervariasi, umumnya dengan kapasitas tersebut, hasil aktual yang kita dapat sekitar 1 m3/jam.

Dengan estimasi tersebut, pengguna akan mendapat kinerja optimal apabila melakukan perhitungan kalkulasi menggunakan perhitungan preventif (1 m3/jam per 1 membran). Dengan perhitungan tersebut, membran ini merupakan membran untuk RO air laut yang umumnya baru menunjukkan performa setelah penggunaan secara berkesinambungan selama 2 hari. Penggunaan tersebut berkaitan dengan material membran yang umumnya membutuhkan waktu untuk beradaptasi pada kondisi air.

Membranium SWRO KM8040C Standard

Membranium SWRO KM8040C Standard memiliki kapasitas yang paling besar di antara beberapa tipe pada seri yang sama. Tipe lainnya memiliki kapasitas mulai dari 9500 GPD dan 9000 GPD dengan spesifikasi yang sama dengan tipe KM8040C. Tipe membran SWRO seperti ini umumnya bekerja pada tekanan tinggi melebihi tipe BWRO yang umum bekerja hingga tekanan 41 bar.

Adapun tipe membran air laut memiliki tekanan operasional yang terbentang antara 45 sampai 65 bar, dan tekanan maksimal hingga 70 bar. Untuk tekanan yang besar tersebut biasanya membutuhkan unti pompa yang juga sesuai dengan kebutuhan spesifikasi membran. Dengan kondisi air laut yang mengandung kandungan garam yang tinggi tekanan tersebut berfungsi untuk memaksimalkan proses reverse osmosis.

Proses reverse osmosis merupakan kebalikan dari osmosis yang berarti, perpindahan larutan yang lebih encer ke pekat. Sehingga air laut yang pekat dengan kandungan garam, akan membutuhkan tekanan agar larutan pekat berubah menjadi encer. Kepekatan garam yang mampu melalui proses menggunakan membran air laut ini maksimal pada angka 35.000 ppm.

Translate »
error: Content is protected !!